PT.Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) bertekad membangun pabrik pengolahan bijih besi menjadi pig iron di Kotabaru, kabupaten paling timur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Dengan membangun pabrik pengolahan bijih besi, maka diharapkan Kalsel akan menjadi satu-satunya daerah industri pengolahan "pig iron" sebagai bahan baku pembuatan besi baja," ujar Direktur Operasional PT.SILO Hendrik, di Kotabaru (300 Km timur Banjarmasin), Jumat.
Selain itu, ada beberapa hal yang lebih menguntungkan Kalsel jika pembangunan pabrik pengolahan biji besi terealisasi di "Bumi Sa-ijaan" Kotabaru tersebut, yaitu penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan ekonomi daerah bakal meningkat, tambahnya.
"Setidaknya sekitar 4.000 tenaga kerja akan terserap jika rencana pembangunan pabrik pengolahan besi di kabupaten yang berbatasan dengan Laut Sulawesi dan Selat Makassar itu terlaksana," tandasnya.
Begitu pula dengan pembangunan pabrik pengolahan besi tersebut, SILO juga akan membangun pembangkit listrik yang sebagian dari dayanya dapat dipergunakan untuk keperluan masyarakat Kotabaru Kalsel khususnya.
Rencana pembangunan pabrik pengolahan besi itu setidaknya harus terlaksana paling lambat sebelum Tahun 2014 atau sebelum larangan ekspor bahan baku ke luar negeri diberlakukan, demikian Hendrik.
Sementara beberapa waktu lalu Presiden Direktur (Presdir) perusahaan yang bergerak di bidang industri pertambangan itu, Effendy Tios, mengungkapkan hal serupa, bahwa dengan pembangunan pabrik pengolahan besi, maka pihaknya akan menarik sebagian besar tenaga kerja lokal dibandingkan tenaga kerja luar.
Read More